KKN SDGs Berdampak Kelompok 21 Dorong Pengembangan UMKM melalui Penguatan Branding dan Pemasaran Produk

Banjaragung, 1 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) SDGs Berdampak Kelompok 21 UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pendataan dan identifikasi potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, pada Senin (20/7) dan Selasa (21/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam program pendampingan yang berfokus pada penguatan branding dan pemasaran produk guna meningkatkan daya saing UMKM di tingkat lokal maupun digital.

Mahasiswa KKN mengunjungi sejumlah pelaku UMKM yang tersebar di berbagai dusun di Desa Banjaragung untuk melakukan observasi dan wawancara secara langsung. Pendataan meliputi profil usaha, jenis produk, proses produksi, kemasan, media pemasaran yang telah digunakan, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha. Selain itu, mahasiswa juga mendokumentasikan produk sebagai bahan pendukung dalam penyusunan katalog digital UMKM.

Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 21 memberikan pendampingan kepada 9 UMKM melalui program penguatan identitas merek (branding) dan strategi pemasaran digital. Pendampingan meliputi penyusunan profil usaha, penulisan deskripsi produk, pengambilan foto produk yang menarik, pembuatan logo bagi beberapa UMKM yang belum memiliki identitas visual, serta penyusunan katalog produk yang dipublikasikan melalui website resmi Desa Banjaragung. Selain itu, mahasiswa turut membantu optimalisasi kehadiran digital UMKM melalui pembuatan dan pengelolaan profil usaha di Google Maps sehingga memudahkan masyarakat dalam menemukan lokasi usaha.

Sebagai tindak lanjut dari proses pendataan, pada Jumat (31/7) dan Sabtu (1/8), mahasiswa KKN kembali mengunjungi sembilan UMKM untuk menyerahkan hasil pendampingan sekaligus memastikan seluruh informasi usaha telah sesuai sebelum dipublikasikan. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan website Desa Banjaragung sebagai media promosi digital yang menampilkan profil dan katalog produk UMKM. Pendampingan juga dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan website desa dan Google Maps sebagai sarana pemasaran untuk memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan visibilitas produk kepada masyarakat.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, mahasiswa juga berdiskusi dengan para pelaku UMKM untuk menggali potensi usaha dan memahami kebutuhan pengembangan yang dimiliki masing-masing pelaku usaha. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan program pendampingan yang tepat sasaran sesuai dengan kondisi dan karakteristik setiap UMKM di Desa Banjaragung, sekaligus mendorong pelaku usaha agar lebih siap memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN SDGs Berdampak Kelompok 21 UPN “Veteran” Jawa Timur berkomitmen mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian desa. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat branding, meningkatkan efektivitas pemasaran melalui platform digital, serta memperluas akses promosi produk lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih baik di pasar yang lebih luas.